Manajemen proyek



Kontributor:
Nurul Oktaviana


Apa itu proyek?

Sebuah proyek adalah sebuah kegiatan perorangan atau kolaboratif yang melibatkan penelitian atau desain, yang dengan hati-hati direncanakan, biasanya tim proyek ditugaskan untuk mencapai tujuan tertentu. Sebuah proyek juga dapat didefinisikan sebagai sebuah respon terhadap kebutuhan dan solusi untuk mengatasi sebuah masalah.
Proyek bersifat sementara, itu berarti bahwa proyek memiliki permulaan dan penyelesaian yang spesifik. Proyek terdiri dari kumpulan pekerjaan kecil (tugas), biasanya digunakan dalam penciptaan produk dan memiliki perencanaan waktu dalam menyelesaikan tugas proyek (jadwal).

Apa itu manjemen proyek?

Manajemen proyek adalah sebuah disiplin keilmuan dalam inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan penyelesaian pekerjaan pada sebuah tim untuk mencapai tujuan tertentu dan memenuhi kriteria keberhasilan tertentu.
3 tahap dalam manajemen proyek:
  1. Perencanaan
    Perencanaan sangat diperlukan dalam menjalankan sebuah proyek. Pada tahap ini, manajemen proyek digunakan untuk menyusun perencanaan dan panduan kegiatan proyek seperti perencanaan keuangan, perencanaan risiko, dan perencanaan waktu.
  2. Pelaksanaan
    Manajemen proyek berguna dalam mengkoordinasikan sumber daya manusia maupun sumber daya bukan manusia untuk melaksanakan rencana yang telah dibuat pada sebuah proyek.
  3. Pengendalian
    Kegiatan sebuah proyek harus dikendalian dan dikelola secara teratur. Manajemen proyek mengidentifikasikan semua kegiatan yang ada dalam perencanaan proyek yang telah disusun
Sebuah proyek dapat dianggap sebagai rangkaian kegiatan dan tugas-tugas yang:

  1. Telah menetapkan tanggal awal dan akhir
  2. Memiliki tujuan spesifik
  3. Memiliki batas pendanaan (jika diberlakukan)
  4. Menggunakan sumber daya manusia ataupun bukan manusia (waktu, uang, material)
  5. Multifungsi


Manajer proyek

Seorang manajer proyek adalah seorang profesional di bidang manajemen proyek. Manajer Proyek memiliki tanggung jawab dalam perencanaan, pengadaan dan pelaksanaan proyek. Manajer proyek memiliki tugas menentukan tujuan proyek yang jelas, memanfaatkan dan mencapai pengadaan kebutuhan proyek seperti tenaga kerja, informasi yang diperlukan, teknologi yang diperlukan untuk mencapai tujuan proyek, dan mengelola kendala manajemen proyek seperti biaya, waktu, scope dan kualitas.

Bidang pekerjaan yang menggunakan menejemen proyek:
  1. Bidang insinyur
    Insinyur adalah orang yang merancang, membangun dan mempertahankan struktur, bahan dan sistem. Insinyur mengembangkan solusi teknologi baru. Selama proses teknik desain, tanggung jawab insinyur yaitu mendefinisikan masalah, melakukan penelitian, mencari dan menganalisis solusi, dan membuat keputusan.
  2. Bidang arsitektur
    Manajer proyek arsitektur adalah manajer proyek di bidang arsitektur. Mereka memiliki keterampilan di industri konstruksi dan akan sering bekerja sama dengan manajer proyek konstruksi.
  3. Bidang konstruksi
    Konstruksi merupakan kegiatan membangun sarana dan prasarana. Kegiatan yang merancang sebuah bangunan. Kegiatan kontruksi ini diawasi oleh manajemen proyek, insinyur, dan arsitek.
  4. Bidang teknologi dan informasi
    Teknologi dan informasi adalah bidang yang mencangkup bidang yang menjalankan perangkat lunak dan perangkat keras komputer. TI membantu dalam menjalan sebuah proyek dan membantu dalam menyebarkan sebuah informasi.
  5. Bidang asuransi
    Dalam industri asuransi, manajer proyek bertugas mengawasi dan mengatur kegiatan pemulihan rumah/kantor klien yang terjadi kebakaran atau banjir. Meliputi bidang pembongkaran dan konstruksi.

Ada berapa banyak proses dalam manajemen proyek?

Proses manajemen proyek:
  1. Mengidentifikasi masalah
    Mengidentifikasi masalah yang ada. Mencari faktor apa yang menyebabkan masalah itu terjadi dan mencari solusi yang dipelukan unruk menanganinya.
  2. Mengidentifikasi dan menentukan solusi proyek
    Mengidentifikasi solusi alternatif untuk mengurangi masalah yang ada, Tim menyepakati solusi "terbaik" untuk menangani masalah yang terjadi.
  3. Mengidentifikasi tugas dan sumber daya.
    Setelah solusi proyek telah diidentifikasi, proses selanjutnya adalah mengidentifikasi tugas dan kebutuhan sumber daya. Dalam proses ini, semua pekerjaan yang harus dilakukan oleh tim dalam sebuah proyek harus diidentifikasi.
  4. Menyiapkan jadwal dan rencana alokasi sumber daya
    Membuat jadwal proyek terdiri dari beberapa langkah. Pertama, sebuah diagram disiapkan untuk menampilkan pengurutan tugas yang harus dilakukan. Selanjutnya, memperkirakan lamanya waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan setiap tugas (durasi).
  5. Memperkirakan biaya proyek.
    Manajer Proyek memperkirakan biaya yang diperlukan untuk menjalankan sebuah proyek. Berbagai metode dapat digunakan untuk memperkirakan biaya, tergantung pada tingkat kebutuhan biaya yang diperlukan pada waktu itu.
  6. Menganalisis risiko
    Mengidentifikasi risiko yang menimbulkan ancaman tinggi dalam sebuah proyek. Ini disebut manajemen risiko. Dalam manajemen risiko, potensi "ancaman tinggi" dalam sebuah proyek harus diidentifikasi.
  7. Mengontrol kinerja
    Selama pelaksanaan proyek, tim harus melaporkan hasil dari kemajuan proyek melalui rapat tim biasa. Tim menggunakan informasi ini untuk mempertahankan kendali kinerja dan mengambil tindakan korektif yang diperlukan.


Kesimpulan

Manajemen proyek adalah kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalikan sumber daya perusahaan untuk tujuan jangka pendek yang telah ditetapkan. Manajemen proyek dirancang untuk mengelola atau mengontrol sumber daya perusahaan pada aktivitas tertentu, dalam waktu, biaya, dan kinerja sebuah tim. Ada 7 proses dalam manajemen proyek yaitu mengidentifikasi masalah, mengidentifikasi dan menentukan solusi proyek, mengidentifikasi tugas dan sumber daya, menyiapkan jadwal dan rencana alokasi sumber daya, memperkirakan biaya proyek, menganalisis risiko, dan mengontrol kinerja sebuah proyek.

Referensi

https://en.wikipedia.org/wiki/Project_manager
Project Management Institute. (2000). A guide to the Project Mangement Body of Knowledge. Newtown Square, Pennsylvania: Project Management Institute, Inc


Popular posts

Sistem informasi global dan penerapannya oleh perusahaan multinasional

Analisis sensitivitas

Ergonomi dan kaitannya dengan dunia kerja